How Low Can you Go

Ini bukan iklan rokok apalagi di sponsori oleh perusahaan rokok, hanya sebuah ungkapan sebuah perasaan dan curahan hati kalau tidak bisa dibilang kesialan saya. Jadi begini ceritanya ya adek-adek, hayyo duduk yang rapi, dekat ke monitor lalu berdoa ya ,halah !!!

Pada suatu malam sepulang bekerja , dikarenakan ada suatu keperluan mengurus surat-surat , maka isi dompet terpaksa keluar semua, mulai dari uang yang jumlahnya tak seberapa, atm,npwp, asuransi, sim, stnk sampe bon-bon bekas dan struk atm bekas mengungsi keluar. Karena sudah lelah maka setelah selesai urusan saya percayakan kepada istri untuk menindak lanjuti beres-beres isi dompetnya.

Esok pagi berangkat nguli lagi,bensin si merah hampir di posisi Res rencana isi pas arah pulang aja biar full sekalian, setelah sampai dikantor kebetulan ada kawan yang ingin meminjam uang kecil buat beli rokok, maklum walau saya tak merokok namun jiwa dermawan saya tinggi (padahal nanti balikin bunganya tinggi,hehehe ).Namun apadaya setelah saya buka dompet ternyata kosong sama sekali, hanya ada id card,sim dan stnk tok ! Waduh piye iki, mumet langsung deh, telpon ke rumah dan ternyata istri tercinta tadi pagi terburu-buru hingga lupa, memang saya memiliki uang emergency yang saya selipkan di dalam stnk, namun itu persiapan bila ada apa-apa dijalan seperti ban bocor dan lain-lain, walaupun saya sudah siap juga ban dalam baru di bagasi si merah.

Mau pinjam kawan tengsin (gengsi) masa naik motor seprot minjem duit buat bensin, setelah menggoyang-goyang tangki si merah saya perkirakan masih ada sekitar 2-3literan, Res Scorpio z itu 3 liter tapi yang bisa dipakai palingan hanya 2 literan, dengan konsumsi 1 liter pertamax untuk 28an kilo (di ibukota kondisi ramai lancar) dan jarak kantor rumah cuma 30an kilo maka harusnya masih mencukupi. Sore harinya saat jam menunjukkan pukul 16 pas saya langsung cabut, dengan harapan jalan belum terlalu macet, sebab bila macet maka hitung-hitungan bensin tadi bisa tidak berlaku, saya kendarai si merah secara konstan dan memperhatikan jarum rpm serta perpindahan gigi seraya banyak berdoa semoga tidak macet dan bensin cukup, berusaha menahan nafsu saat banyak alay-alay menggoda,biarlah bikin mereka senang, biar mereka cerita scorpio kalah sama bebek buluk ato matic kinclong mereka.

Sekitar satu jam kemudian saya sampai dirumah, bersyukur dan mengambil banyak hikmah dari pengalaman hari itu ,isi tangki si merah sudah koclak-koclak, setelah magrib baru menuju pom Pasti PAS terdekat untuk isi Full tank, ternyata masih sampai juga dan isi hanya 8 literan lebih itu juga sudah hampir luber, wah harus ngulang lagi ngukur kapasitas tangki dan konsumsi pertamax si merah nih .

” Jadi apanya yang LOW adek-adek ??!!  , ya yang low adalah isi tankinya dan isi dompetnya !”

” Kalo yang full apa yang fullnya ??! , yang full ya Malunya ! ”

Hayo jangan lupa belajar ya ! Salam dari Om Sule,,,,hehehe,,,

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Emergency Oil Change

Karena kesibukan yang terlalu banyak kalau tidak bisa di bilang malas, oli si merah sudah agak telat bulan ini. Biasanya saya ganti sekitar 30 hari atau satu bulan menurut kalender berjalan, kalender koq ya jalan tho mas nanti mau lihat gimana ?.

Memang beberapa hari sebelumnya saya rasakan tarikan si merah agak kurang, tidak responsif walau masih bisa lari sampai 110an kpj di pondok indah, saya hanya kepikiran karena si merah sering menerobos banjir dan kehujanan jadi rantenya kurang pelumas, jadi hanya fokus ke rante beserta keluarganya. Namun setelah dihitung-hitung ternyata sudah waktunya ganti oli, sebelumnya saya punya catatan pergantian oli periodik yang saya tempel di tangki bagian dekat jok si merah, karena sering kehujanan catatan itu ngeletek dan hilang.

Sudah hampir jam 10 pagi saya baru membeli oli untuk si merah, karena Pom Pertamina agak jauh jadi mesin si merah lumayan panas, sampai dirumah langsung dikipasi agar cepat dingin. Sekitar 1 jam mesin agak dingin, lalu buka baut oli dibagian bawah dengan kunci T 12, saya gunakan kunci T agar tenaga saat memutar lumayan kuat dan menghindari selek kepala si baut, kalo gundul khan kasian !.

Dikipasi aga cepat dingin

Lalu oli diboarkan mengalir sukarela ke dalam penampungan yang sudah disediakan, sampai tetesan terakhir, kayak iklan susu anak-anak , goyang-goyang si merah, ganjel ban depan agar oli keluar semua tak lupa di sela beberapa kali untuk meyakinkan.

Penampungan oli

ganjelan

Setelah yakin baru tutup lubang bawah, lalu tuangkan si Pertamina Enduro 4T Racing dengan Sae10w/40 seharga Rp 42.500 perak sebanyak 1200ml, jadi 1 botol plus 1/5 botol ( total jadi ada sisa 4/5 botol ), untuk pergantian periodik scorpio memang segitu, abaikan si oil cooler tambahan, doi udah nyimpen stock sendiri sekitar 150 ml di badannya.

sampai tetes terakhir

Harus yakin keluar semua

Kita Untung, Bangsa Untung, Semoga !!!

Setelah selesai tutup aja baut atas, panasin sebentar trus intip dari lubang ‘penginjen’ oli, kalo kurang tambahin kalo lebih ikhlasin sama tunggangan koq perhitungan,,,hehehee. Setelah beres trus cabut nguli masuk siang total waktu sekitar 2 jam aja, pergantian yang aman dan nyaman terutama buat kepala si baut.

 

Posted in mBengkel motor | Tagged , | Leave a comment

Cats in the attic

Kucing di loteng ! Itu yang terjadi beberapa hari belakangan di rumah, istri bilang kalau malam ada suara-suara di atap, saya pikir pasti kucing piaraan si kiki yang kebagian ronda malam, soalnya walau kami piara si kiki, dia tidak tidur di dalam rumah, hanya saat siang hari saja dia diijinkan santai dirumah. Namun saat kebetulan tidur dirumah ( biasanya tidur dikantor ) saya perhatikan suara kucing lebih dari satu dan adanya di  loteng rumah, sehinggga plafon bergeser waktu kucing-kucing itu berlarian.

Santai, gaya para kucing

Besoknya saya naik keatap rumah ternyata benar , ada beberapa kucing yang lagi santai-santai sambil bermesraan, wah ini pasti yang kemarin bikin rusuh, pasti mereka lagi pesta kahwin tuh. Akhirnya dengan berbekal sapu lidi dan lampu senter saya berusaha mengusir dengan komat-kamit baca mantra-mantra “hus,hus,hus,” eh gak mempan mereka cuma pada melipir ke bagian yang lebih sempit, akhirnya pake batu-batu kecil buat melempar eh gak mampan juga,setelah setengah jam dan putus asa ya udah turun dulu.

Sambil minum air es, buka kitab notebook bagian google terus ketik ‘ cara mengusir kucing liar’  ndilalah beberapa alternatif muncul, ada yang menyarankan menggunakan bau kuat  untuk menghilangkan air seni kucing yang dipakai sebagai tanda daerah teritorial, lalu ada yang bilang pake anjing penjaga, dan beberapa alternatif aneh lainnya, namun ada satu saran yang cukup mudah walau aneh juga, yaitu menggunakan botol air mineral, si sumber juga gak tau alasannya hanya diberitahu oleh kawannya yang katanya dosen.

Hanya botol air mineral !!!

Ya sudah saya ikuti saja hanya menyiapkan botol air mineral lalu diisi air 2/3nya lalu ditaruh di daerah yang suka dilewati atau jadi hang outnya para kucing,” lalu perhatikan apa yang terjadi ! ” ( ngikutin Mario Teguh ). Dan hasilnya benar-benar membingungkan dan memuaskan, kucing-kucing gak ada lagi yang nongkrong diloteng, entah apa yang diperbuat si botol mineral, masa bodo ah ! yang penting masalah selesai, kalo ada yang mau bikin skripsi bisa juga tuh jadi bahan .

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Ganti Oli dan Oil Filter

Kendaraan baik mobil atau motor menggunakan oli sebagai pelumasan pada bagian mesin dan bagian geraknya, kecuali kendaraan tenaga kuda atau sapi yang menggunakan air dan rumput he,he,he. Nah pada kesempatan ini saya mencoba menuliskan kegiatan ritual ganti oli pada kendaraan di rumah. Kebetulan kendaraan yang ada dirumah ada 2 Type walau masih satu merk  yaitu Suzuki Carry ST 150, yang masih menggunakan Karburator dan yang sudah  Injection. Pada dasarnya untuk sistem pelumasan garis besarnya sama saja, hanya ada  penyempurnaan pada type injection yaitu sensor tekanan oli, sedang pada sistem pengapian dan bahan bakar memang agak berbeda.

Ritual untuk Karburator

Penggantian oli ini biasa saya jadwalkan sebulan sekali yaitu jarak tempuh sekitar 5000an km, oli yang saya pakai adalah Prima XP buatan Pertamina dengan SAE 20w/50, rekomendasi  pabrik sebenarnya adalah SGO ( Suzuki Genuine Oil ) namun dengan harga sekitar 60 ribuan satu liter maka tiap mobil perlu tiga setengah botol, lumayan bro menguras kantong, nah kalo pake Pertamina 1 Galon/Jerigen berisi 4 liter, seharga 95 ribu ditoko langganan dan masih sisa setengah liter untuk pengisian berkala. Yang pasti oli yang dipakai masih harus masuk dalam spesifikasi kebutuhan si mesin, demi keawetan dan kenyamanan dompet kita, maka jangan lupa untuk menyimpan buku user manual kendaraan.

Ritual untuk Injection

Setiap tiga kali ganti oli saya selalu mengganti oil filter juga, hal ini untuk menjaga  agar aliran oli lancar jaya dan tidak dihambat oleh filter yang sudah kotor. Untuk type  injection bentuk filter oli sedikit berbeda dibanding karburator, sedikit lebih kecil, bisa menggunakan milik suzuki APV atau mobil keluaran Suzuki yang sudah injection, walau untuk harga saya mendapatkan harga yang sama yaitu 15ribu saja.

Posisi dongkrak terhadap lubang pembuangan

Lebih efektif ketimbang rante

Untuk eksekusinya pertama-tama panaskan kendaraan sekitar 3-4 menit agar oli hangat dan  tidak mengental.Kemudian matikan mesin, netralkan persneling dan tarik rem tangan, bila ingin menggunakan dongkrak usahakan agar baut oli ada diposisi yg lebih rendah. Lalu buka baut oli dengan kunci pas 17, hati-hati biasanya suhu oli lumayan hangat, jangan lupa buka oil filternya saya menggunakan kunci oli berbetuk cakar tiga untuk mudahnya.Setelah oli berhenti menetes, tutup kembali baut oli lilitkan sealtape agar memudahkan membuka di kemudian hari, pasang oil filter setelah diolesi oli bari pada bagian sealnya, memasang filter baru cukup menggunakan tangan saja namun harus cukup kuat saat memutar. Penggunaan kunci bisa merusak plat si filter yang dapat membuat penyok atau malah bocor. Setelah selesai baru isi dengan oli baru, kemudian panaskan mesin dan ukur ketinggian oli melalui dipstiknya, jangan terlalu rendah/sedikit atau terlalu tinggi/penuh.

Setelah diisi jangan lupa diperiksa

Silakan mencoba demi menghemat beberapa puluh ribu rupiah, namun resiko ditanggung masing-masing.

Posted in mBengkel mobil | Tagged , | 1 Comment

Ganti Water Pump

Overheat pada mesin kendaraan adalah suatu hal yang membahayakan kondisi daleman mesin  dan juga kantong si pemilik bila sampai terjadi kerusakan. Pada kendaraan berpendingin air maka yang harus di periksa adalah bagian-bagian tempat bersirkulasinya air, mulai dari botol cadangan, selang-selang radiator, radiator beserta kipasnya dan waterpump dan thermostat. Nah pada pickup dirumah, hal yang terjadi adalah temperatur cepat naik hal  ini terbaca di indikator suhu di dashboard. Dan ternyata setelah memperhatikan sekeliling  kolong mobil ternyata ada tetesan air radiator yang berwarna hijau.

Dengan berbekal kemampuan teknik seadanya, baca buku serta googling di halaman epart-nya suzuki, maka saya pun bertekad untuk melakukan segala daya dan upaya untuk menghemat  budget, sebetulnya diluar motivasi yang lain seperti ingin tau dan belajar motivasi  “ekonomi” lah yang terkadang membuat kita, ehm maksudnya saya jadi ingin mempelajari hal baru.

epart nya suzuki sangat membantu sekali

Langkah pertama adalah investigasi fisik, cari tahu dari bagian mana tetesan air hijau  itu, tengak-tengok dikolong ketahuan deh netes dari bagian belakang kipas radiator, meler-meler hijau kayak ingus he,he,he,. Terus coba nyalain mesin sambil lihat indikator  suhu dan air di botol cadangan, di gas-gas sampe suhu mulai merambat naik, koq cepet banget ya, biasanya gak secepat ini merambatnya. Terus check air di botol, menurut hasil googling dan pengalaman dari ngobrol dengan tetangga yang kebetulan mekanik, air di botol cadangan akan bergerak turun saat thermostat bekerja dan akan kembali lagi saat mesin  sudah dingin, jadi kesimpulan saya air seakan-akan digunakan mengisi kekosongan aliran  saat diperlukan oleh radiator waktu bersirkulasi, ndak tau bahasanya bener apa nggak, lha  wong belajarannya kilat berdasarkan masalah Alias tunjek-point.Setelah konsultasi lagi dengan tetangga di vonis waterpumpnya lemah/rusak, namun beliau belum ada waktu.

Si tersangka , pompa air

Langkah kedua kuras air radiator dan copot radiatornya, sampai disini saya masih bisa menghandlenya, namun ternyata usut punya usut, sitersangka berhubungan saudara dengan roda gila, dinamo amper dan timing gear melalui fan belt dan timing belt. Wah payah sudah !!  Jurus silat saya belum sampe bab ini, ya sudah terpaksa tunggu tetangga punya waktu.  Pada saat yang ditentukan baru bisa dilakukan eksekusi.

Posisinya yang bersaudaraan

That is not my hand, brother !!!

Langkah ketiga setelah melepas radiator, beserta kipas dan selangnya adalah membuka cover timing belt dan melepasnya, tugas saya adalah membersihkan radiator yang sudah dilepas dan ke toko membeli waterpump pengganti. Sementara sang mekanik melepas waterpumpnya, di toko langganan saya minta waterpump buat carry 1.5 dan diberi merk GMB seharga Rp 135  ribu saja padahal di epart suzuki Rp 650 ribuan, plus sealant seharga Rp 20 ribu. Hanya perlu waktu sekitar satu jam setengah buat sang mekanik mengganti si waterpump, dan saya mendokumentasikannya sebisa mungkin buat belajaran mBengkel-an, setelah semua terpasang kemudian tes tho ! Dan benar indikator suhu tidak bergerak secepat sebelumnya,  dan saat di gas kuat air di botol cadangan seakan mengalir turun kemudian naik lagi. Setelah pemakaian hampir enam bulan belum ada keluhan, mudah-mudahan awet.

Isi paket water pump

Disclaimer : hal ini adalah pengalaman saya yang ilmu per-mekanikan-nya sangat sedikit sehingga bukan merupakan acuan untuk mereparasi atau memperbaiki, lha wong namanya belajaran koq !!

Posted in Uncategorized | 2 Comments